Translate

Wednesday, October 3, 2018

Arahan KPU Pusat Kedapa KPU Sulawesi Tengah


JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Pusat telah memberikan arahan kepada KPU Provinsi Sulawesi Tengah pasca-gempa bermagnitudo 7,4 dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wiryan Azis mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan KPU kepada KPU Sulteng.

Hal pertama, memastikan kondisi kantor KPU provinsi, maupun kabupaten/kota. “Kalau kondisinya rusak, yang rusak apa? Misalkan komputer, seluruh perangkat kerja komputer di ruangan itu rusak, termasuk di dalamnya ada data,” kata Viryan, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

Kedua, kata Viryan, KPU meminta KPU Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengidentifikasi korban luka hingga meninggal, baik dari jajaran KPU provinsi sampai Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Lihat KABAR PEMILU 2019 TERBARU

Baca juga BERITA KABAR PEMILU 2019 TERPERCAYA


“Datanya kemarin, ada dua anggota KPU yang meninggal, satu kasubag, kena runtuhan pada saat gempa,” kata Viryan. Ia menyebutkan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima pada Minggu (30/9/2018), yang sudah dipastikan kondisinya baik adalah KPU Banggai, KPU Poso, KPU Bangket, KPU Tojo Una-Una, KPU Banggai Laut, KPU Provinsi, dan KPU Toli-Toli. KPU juga meminta KPU Provinsi Sulawesi Tengah untuk melakukan pemetaan daftar pemilih pasca-bencana.

Sementara itu, kegiatan pemutakhiran data pemilih di Sulawesi Tengah akan dihentikan sementara selama 5-7 hari ke depan. Alasannya, saat ini tengah fokus penanganan tanggap darurat. "Ini kan kondisi kedukaan ya, maka selamatkan dulu kondisi masing-masing sanak famili, baru ke kantor. Kemudian kurang lebih 5-7 hari kegiatan terkait pemutakhiran data pemilih itu off di Sulteng,” kata Viryan.

Saat ini, anggota KPU seluruh Indonesia juga tengah menggalang dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sulawesi Tengah. Sejak gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala dan disusul tsunami setinggi 3 meter, korban jiwa dan kerusakan terus bertambah. Hingga Selasa (2/10/2018) pukul 13.00 WIB, korban tewas akibat gempa dan tsunami di Sulteng bertambah menjadi 1.234 Orang.
Selain itu, sebanyak 799 orang mengalami luka berat. Mereka tengah dirawat di rumah sakit. Para korban meninggal tersebut diketahui berasal dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, dan Sigi.
source : kompas


Lihat KABAR PEMILU 2019 TERBARU

Baca juga BERITA KABAR PEMILU 2019 TERPERCAYA

No comments:

Post a Comment

Site Stats